Silaturrahim dan Persiapan Ramadhan 1442 H (2021 M) Warga Taman Bunga BCC

 

Menghadapi sesuatu yang spesial, persiapannya juga perlu spesial. Ramadhan adalah bulan spesial, sangat spesial.  Pada bulan itu, pahala dilipatgandakan, bertabur rahmat dan ampunan, pintu surga dibuka pintu neraka ditutup dan ada malam al Qodar (lailatul qodar).  Pada Ramadhan pula ada ibadah-ibadah yang tidak ada di bulan lain, diantaranya makan sahur, shalat tarawih, zakat fitrah, i'tikaf di 10 hari terakhir.

Bekal utama tidak semata bekal materi, bekal yang lebih utama adalah taqwa, sebagaimana firman-Nya dalam QS Al Baqoroh (2) ayat 197: berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa

وَتَزَوَّدُوا۟ فَإِنَّ خَيْرَ ٱلزَّادِ ٱلتَّقْوَىٰ.

Salah satu bekal atau persiapan menuju bekal taqwa adalah persiapan ilmu.  Dalam kaitan ini, warga Taman Bunga Bukit Cimanggu City menggelar tausiah atau pengajian jelang Ramadhan.  Tausiah sebagai pengingat bahwa Ramadhan bulan spesial.  Untuk itulah, ustadz pemberi materi, Ustadz Herry Firmansyah S.Pd.I mengambil tema nasihat ramadhan. Hal ini diharapkan menjadi pengingat warga tentang hal-hal yang perlu dipersiapkan menyambut bulan spesial ini.

Acara diawali dengan pembacaan Al Qur'an surat Al Baqoroh (2) 183-185).  Ayat yang antara lain mengingatkan umat yang beriman untuk berpuasa dengan harapan semoga menjadi orang-orang yang bertaqwa (la'allakum tattaquun).  Pembacaan ayat suci Al Qur'an ini dibawakan oleh Raihan Pak Bagus. Surprise-nya, pembacaan saritilawah atau terjemahan Al Qur'an dibacakan oleh Pak Bagus, Ayahnya Raihan.  Ayah dan anak yang kompak dalam kebaikan. Luar biasa.

Pak Ustadz menyampaikan bahwa ada 9 hal yang perlu dipersiapkan dalam menghadapi ramadhan.  Pada kesempatan malam itu, beliau baru menyampaikan dua hal penting dalam menyambur ramadhan, yaitu doa dan kesiapan untuk lebih banyak membaca Al-Qur'an.

Pentingnya berdo'a karena yang punya kuasa mutlak untuk menyampaikan kita ke bulan Ramadhan adalah Allah Yang Maha Kuasa.  Untuk itulah, kita dianjurkan agar kita disampaikan ke Ramadhan:  allahumma bariklana fii rojaba wa sya'ban, wabalighnaa romadhoon.  Berikutnya, siapkan diri untuk meningkatkan interaksi kita dengan Al-Qur'an. Siapkan waktunya, siapkan Qur'annya dan kuatkan niatnya.

Selain untuk persiapan ramadhan, kumpul-kumpul dalam tausiah ini juga untuk menjalin silaturrahim sesama warga setelah sekian lama terkendala pandemi covid-19. Situasi pandemi saat ini sudah cenderung mereda.  Kesempatan ini dimanfaatkan untuk berinteraksi antar warga.  Sarana interaksinya, nendang banget yaitu bakso hangat yang sangat enak.  Suasana malam yang dingin, sangat cocok ditemani bakso, apalagi ditambah kacang rebus, ubi rebus dan bandrek yang spesial.  Kenikmatannya cukup sulit dilukiskan dengan kata-kata (hehehe... sedikit lebay).

Penghujung acara, ditutup dengan tausiah tambahan dan doa dari ustadz sesepuh Taman Bunga, Ustadz Haji Adib Muhtar yang sering juga dipanggil Abah.  Beliau antara lain menyampaikan kabar gembira bagi orang yang berpuasa.  Mereka akan diperlakukan spesial dengan disediakan pintu khusus (special gate) untuk masuk surganya, pintu atau gerbang Ar-Royyan namanya.  Pintu khusus ahlush-shiam (orang-orang yang berpuasa).  Beliau menyampaikan juga bahwa ramadhan adalah sarana merubah perilaku, sarana membentuk habits baru.  Bagaimana tidak, selama sebulan (29 hari atau 30 hari) penuh di bulan Ramadhan dilatih berbagai habits.  Pola makan berubah dari kebiasaan siang hari menjadi makan waktu maghrib dan saat dini hari menjelang subuh. Pengendalian emosi di atur, bahkan diingatkan jika kita akan marah, bilang pada diri sendiri atau orang lain: inni shooium (sesungguhnya saya sedang berpuasa atau bahasa gaulnya gue lagi puase, gue bisa kendaliin emosi gue).  Tentu, yang paling hakiki adalah membentuk habits membaca Al-Qur'an secara rutin, qiyyamul lail (sholat tarawih) dan shodaqoh yang lebih rutin.

Pola pembentukan habits 30 hari ini sejalan dengan literatur-literatur tentang self improvement, self development, perbaikan diri dimana perubahan kebiasaan akan terjadi jika kita latihan (practice) dan melakukan pengulangan (repetition) suatu kebiasaan selama 30 hari berturut-turut secara konsisten tanpa ketinggalan satu haripun (sedikit penjelasan mengenai hal ini bisa dilihat di sini).

Abah Adib menutup acara silaturrahim warga Taman Bunga BCC dengan doa semoga semua warga sehat wal'afiat, senantiasa dalam rahmat-Nya dan bisa mengisi Ramadhan 1442 H (2021 masehi) dengan lebih baik dari ramadhan sebelumnya.

Marhaban ya Ramadhan 1442  Hijriah,
Semoga kita disampaikan ke Ramadhan,
Semoga kita mampu mengisi Ramadhan 1442 Hijriah dengan amalan-amalan terbaik, dan
Mohon maaf lahir bathin.

Taman Bunga BCC, 28 Sya'ban 1442 Hijriah, 11 April 2021 Masehi.


6 komentar untuk "Silaturrahim dan Persiapan Ramadhan 1442 H (2021 M) Warga Taman Bunga BCC"

  1. Masya Allah terimakasih banyak pak Haji A.Husna tautannya🙏🙏

    BalasHapus
  2. Alhamdulillah .. terima kasih pak H. Husna ..
    dapat ilmu , sambil bersilaturahmi dan berkah makan malam juga ☺️Masya Allah

    BalasHapus
  3. Masya Allah...semoga warga taman bunga selalu dijaga dan diberikan keberkahan dari Allah subhanahu wataala..aamiin

    BalasHapus

Posting Komentar