TERGANGGU DENGAN DERETAN MOBIL YANG DIPARKIR DEPAN RUMAH ???



 
pic souce : intisari online

Kehidupan bertetangga banyak sekali norma yang tidak tertulis, dan tentunya harapan dari seluruh warga adalah kenyamanan dalam kehidupan bertetangga.  Entah itu di kota atau pedesaan, kenyamanan tetaplah menjadi sesuatu yang diharapkan dari semua orang.

Ini pasti banyak dialami oleh banyak orang, termasuk saya juga, hanya saja minim orang membicarakan hal ini secara terang terangan dan hanya mengeluhkan di belakang.  Saya pun begitu, hanya mengeluhkan selama kurun waktu tertentu dan sampai akhirnya saya berpikir perlu untuk menuliskan sesuatu dengan tujuan supaya hal ini menjadi suatu pembelajaran.

Walau mungkin akan terasa tidak nyaman, ada yang merasa tersindir, menurut saya jauh lebih baik daripada hanya dibicarakan di belakang dan tidak ada pembelajaran kehidupan yang dapat diambil.

Jalan merupakan fasilitas umum, semua sudah mengetahui tentang hal tersebut. Kehidupan di kota besar dimana tanah dan rumah amat mahal menjadikan area garasi atau carport menjadi sesuatu yang mewah bagi sebagian orang. Bisa dibilang area garasi jauh lebih mahal daripada harga mobil, sehingga banyak yang memiliki mobil namun tidak memiliki garasi , ataupun memiliki garasi yang hanya mampu memuat sebuah mobil sehingga mau tidak mau ketika sebuah keluarga memiliki lebih dari 1 mobil area parkir yang ada yaitu depan rumah.

Sebagian orang berpendapat, hal itu tidak masalah karena lahan yang digunakan adalah depan rumahnya, area pribadinya.
Benarkah itu ? 
Ternyata bila kita pelajari ada dasar hukum yang mengatur tentang itu semua .

PASAL 671 dalam KUHP yang menyatakan   Jalan setapak, lorong atau jalan besar milik bersama dan beberapa tetangga, yang digunakan untuk jalan keluar bersama, tidak boleh dipindahkan, dirusak atau dipakai untuk keperluan lain dari tujuan yang telah ditetapkan, kecuali dengan izin semua yang berkepentingan.”

Mengamati lebih dalam, parkir di jalan raya milik umum termasuk ke dalam kalimat dipakai untuk keperluan lain dari tujuan yang ditetapkan.
Kenapa ??? Karena tujuan pembuatan jalan tentunya bukanlah untuk dipakai parkir mobil pribadi.

Sedihnya lagi adalah saat kita telah mengetahui mengenai perarturan ini namun seolah-olah lupa dan diabaikan dengan alasan tidak ada tempat lain untuk parkir mobil.

Saya pribadi berharap hendaknya kita semua menyadari mengenai hal ini, dan bahwa terkadang tanpa sadar apa yg dilakukan ternyata mengganggu orang lain. 

Parkirlah dengan tertib, ikuti aturan parkir yag baik dan benar, selalu mengandaikan diri kita menjadi orang lain dapat meminimalisir rasa ego masing-masing dalam kehidupan bertetangga.

Untuk semua warga, hendaknya kita utamakan dan pahami mengenai hal ini, karena kenyamanan bertetangga tidak akan bisa diciptakan hanya dari 1 pihak melainkan kesadaran dan kerjasama dari semua pihak.




Belum ada Komentar untuk "TERGANGGU DENGAN DERETAN MOBIL YANG DIPARKIR DEPAN RUMAH ??? "

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel