LA HAMBRA Sebuah Saksi Bisu Kejayaan Islam Spanyol Selatan


ESPANIOLA part 1
LA HAMBRA  yang berarti Merah 

Cerita jalan-jalan kali ini yaitu tentang daerah Granada dan Andalusia yang terletak di semenanjung Iberia, Spanyol Selatan.  Bermula dari acara kantor (pastinyaa yaaa….karena kalau jalan-jalan sendiri sudah dipastikan sesuatu yang jauh dari harapan saya J).  Pertemuan tahunan kantor saya sistemnya yaitu harus berdasarkan hasil pemilihan suara terbanyak.  Nah Tahun 2016 kala itu, jatuh pilihan ke Cangas , sebuah kota kecil yang tenang, damai di Spanyol. 


Saya tidak akan bercerita tentang pertemuan tahunan-nya karena sudah dipastikan membosankan, melelahkan, namun juga pasti menyenangkan buat saya pribadi tentunyaa.. Karena moment 1 tahun sekali bertemu dengan semua teman-teman kantor dari 30 negara hanya terjadi saat itu. 

Setelah pertemuan tahunan selesai,  saya mencoba extend perjalanan saya (maklum laaah dapat visa Schengen , jadi koq ya rasanyaa rugii kalo gak jalan-jalan maksimal J).

Singkat cerita dari Cangas saya ambil tiket penerbangan ke Vigo, lalu memakai kereta saya berangkat ke Granada, waktu itu  teman perjalanan saya 1 orang. Ya, kami berdua wanita-wanita perkasa hahaha melakukan perjalanan berbekal peta dan informasi dari internet.

Tiket sudah dipesan sebelumnya, saya biasanya menggunakan online.  Sedangkan untuk akomodasi seperti biasa cari yang murah dan nyaman lewat air BNB.

Perjalanan dengan kereta sekitar 4 jam , tibalah di Granada, indah kotanya, unik semua jalan trotoarnya dari batu alam. Iyaa bebatuan, bukan aspal muluus  yaaa… Daan penuh tangga juga mendaki, ini menjadi pelajaran bangeet deh buat saya, lain kali kalo mau ngetrip diperhatikan dulu hal-hal beginian… Karena memang menyulitkaan yaa….
Saat bawaan koper sekitar 23 kilo ituuh sesuatuu banget melewati jalan berundak dan berbatu hehehe…

Satu hari 2 malam kami di Granada,  dan lalu kami pun naik bis ke  Andalusia, tujuan utama kami.
Kota ini ternyata pusat wisata dunia !!!!.
Sekitar 4000 turis setiap hari dating kesini dari berbagai penjuru dunia.  Ada apa sih di La Hambra ini ?.

La Hambra berarti merah, istana merah.
Didirikan pada tahun 889 M, istana ini dibangun oleh Sawwar bin Hamdun. Dalam catatan tersebut dikisahkan, bahwa ketika terjadi perang sipil di masa kekhalifahan Bani Umayyah di Cordoba, Sawwar mencari perlindungan di sebuah benteng bernama Alcazaba. Saat ini Alcazaba diyakini sebagai tempat pertama dan bangunan tertua yang didirikan di areal tempat dimana Alhambra kemudian berdiri.


La Hambra
sumber GetYourGuide

 
Yang menarik disini yaitu restoran-restoran menawarkan makanan dengan harga jual yang fantastis, karena mereka ikut menjual view. Saya masuk ke salah satu restoran untuk makan siang dan asliii terkaget-kaget melihat daftar harga di buku menu….paling murah seharga 45 euro, tidak boleh hanya memesan kopi atau minum saja, kalo hanya pesan itu maka kita tidak bisa duduk di lokasi tersebut hahahaa lucuu yaa…

Karena kita memang niatnyaa BDP alias berdayakan dunia Photo ok lah kami tetap disana, pesan makanan paling muraah itu….alias salad. 
Oh Tuhaan saya jadi merasa bersyukuuur hidup di Indonesia, orang Sunda yang terbiasa makan daun muda alias lalapan alias salad sayur dengan hrgaa muraah…
Di sini semangkuk dedaunan harganya selangit menurut saya….hahaha











Jelang malam, saya melanjutkan perjalanan ke Barcelona …sampai di cerita selanjutnyaa yaaa...



2 Komentar untuk "LA HAMBRA Sebuah Saksi Bisu Kejayaan Islam Spanyol Selatan"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel