Indahnya CLBK (Cinta Lama Bersemi Kembali)



Seingat saya, masa kecil saya dipenuhi dengan  imajinasi hasil dari membaca majalah Bobo, berita-berita di koran KOMPAS, komik wayang Rama dan Sinta karya E. Kosasih, kisah Puragabaya, Tintin, Lima Sekawan, dan buku-buku menarik lainnya.

Saking sukanya saya membaca, saat kelas 3 SD, biografi petinju Mohammad Ali dan presiden kedua Indonesia bapak Soeharto pun, sudah saya baca sampai tuntas. Tak ketinggalan, kolom iklan dan obituari di koran pun saya baca lho 😅.

Saya juga ingat, saat kelas 5 SD, saya sempat membaca sebagian buku Di Bawah Bendera Revolusi dan Pengkhianatan G30S PKI, sebelum buku-buku tersebut disembunyikan bapak. Gara-gara saya ingin membawa buku-buku tadi ke sekolah untuk bahan drama pelajaran PSPB 😅 (ada yang masih inget gaaak, kepanjangannya apa 😁).

Tapi, bacaan favorit saya sampai sekarang, tetap saja buku cerita anak-anak.
Salah satu (eh salah enam deng) buku cerita terbaik menurut saya, adalah seri Kisah-kisah di Hutan karangan Tony Wolf.




Pertama kali saya berkenalan dengan "warga hutan" adalah dari majalah Bobo. Tau gak, saya langsung terpesona, bahkan seketika jatuh cinta ketika melihat gambar-gambarnya yang luar biasa indah 😍.

Saya gak pernah melupakan cerita pertama yang saya baca adalah kisah tentang warga hutan yang jalan-jalan malam khusus untuk menonton bintang jatuh. 

Masih terbayang oleh saya, bagaimana asiknya saya "ikut" dalam petualangan mereka, melihat indahnya taburan bintang jatuh di langit malam yang cerah.



Lalu pulang saat udara mulai terasa dingin dengan bantuan ratusan kunang-kunang yang menjadi penerang jalan.
Ada yang hinggap di tongkat, ada yang masuk ke dalam lentera, dan ada yang hanya terbang mengelilingi warga hutan. Pendar cahaya mereka terlihat indaaaah sekali di mata saya.

Sayangnya, entah kenapa, seri cerita ini hanya dimuat beberapa kali saja di majalah Bobo.
Ketika akhirnya majalah Bobo di rumah berganti dengan majalah Gadis, Aneka dan majalah remaja lainnya, saya pun tidak pernah bertemu lagi dengan warga hutan.

Maka saya hepiiiiiiii bangeeddd ketika suatu hari antara tahun 2008-2009 di Gramedia Book Fair saya menemukan lagi cinta lama saya ini dalam bentuk buku. Bukan cuma satu buku, tapi ENAM buku. Iya, ENAM...
Saat itu pula Cinta Lama yang Belum Kelar  seketika berubah menjadi Cinta Lama Bersemi Kembali.
Lebay? Bisa jadi 😅, tapi biarlah, emang sehepi itulah saya 💃

Saat itu pula saya baru tahu, kalau cerita favorit saya itu, adalah bagian dari seri Kisah-Kisah di Hutan, yang terdiri dari 6  judul buku. Tiap buku bercerita tentang warga hutan, dan pertemuan warga hutan dengan makhluk-makhluk luar biasa lainnya yang jadi judul tiap buku dalam seri cerita ini.
Yaitu Hutan, Liliput, Raksasa, Peri, Kurcaci, dan Naga.


Setiap membaca buku-buku kesayangan ini (iya, sampai hari ini, saya masih terus membaca ulang buku-buku ini 😅), rasanya imajinasi saya terbang ke hutan kediaman warga Hutan, Liliput dan Kurcaci, ikut berpetualang naik gondola yang dipanggul si Raksasa.




Atau  menjelajahi gunung-gunung tinggi naik gelembung sabun.



Terbayang pula asyiknya warga hutan dan para liliput berpesta dengan berbagai kue tart  dan es krim lezat, buatañn seorang peri yang sedang berlibur ke hutan. 

kisah warga hutan

Saking es krimnya terkenal lezat, bahkan warga kutub pun menulis surat pada tetua liliput untuk meminta resep cara membuat es krim, karena di kutub mereka mempunyai persediaan es yang berlimpah 😁.


Ada pula saat jantung saya ikut berdebar kencang, ketika terjadi kebakaran besar di hutan!!!


Atau ketika suatu hari, liliput petani diculik oleh sekelompok kurcaci jahat yang meminta tebusan seratus kue bolu 😱 !!!.



Seandainya tidak kuatir akan menjadi tulisan yang membosankan, mau rasanya saya menceritakan semuaaaaa keseruan "petualangan" saya bersama buku Kisah-kisah di Hutan.

Sayangnya, karena kelalaian saya, buku yang berjudul Naga, menjadi korban keganasan rayap di rumah bersama sejumlah buku lainnya 😭

Sedih tauuuu, soalnya hampir semua buku-buku tersebut sudah nyaris tidak bisa ditemukan lagi di toko buku manapun. 
Pernah melihat ada yang mengiklankan buku-buku karya Tony Wolf ini di online shop, tapi harganya benar-benar fantastis... nyaris 2000x lipat dari harga saat saya beli dulu. 
Alamat bangkrut Mamaaaak... 😭

Jadi untuk saat ini, saya cukup berpuas diri dengan 5 buku yang tersisa. Lumayan,  masih cukup untuk jadi cerita pengantar tidur anak saya.

Ada yang tertarik untuk ikut "berpetualang" dengan saya? Hayu atuh mampir ke rumah..
Nanti saya ajak mengunjungi warga hutan dan para liliput yang sedang heboh membantu dokter liliput menambal gigi si Raksasa 😁. 

kisah warga hutan

(Hayooo, siapa yang pas baca judul mikirnya kemana-mana 😝)

#see you in another story ❤&☕

4 Komentar untuk "Indahnya CLBK (Cinta Lama Bersemi Kembali)"

  1. Aih sugan teh celebek yg itu...ternyataaa....kereeen ih tulisannyaaa four thumbs up😍😍

    BalasHapus
  2. masyaa Allah, makasih Ummi
    hihihi, celebek yg itu mah off the record atuh Mi 😁

    BalasHapus
  3. Hmmm awas we celebek yang lain mah he he...saya apa ya dulu celebek bacaan...ooh ya si kuncung..tp ndak inget ceritanya hi hi...sempet suka cerita2 jagoan indonesia juga..seperti gundala...eeh..keterusan komen nya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gundala Putera Petiiir ⚡
      sayang anak sekarang mah lebih tau Harry Potter sama Power Rangers ya..

      #tenang Cyyn, pan celebeknya sma kamyuuu 😌

      Hapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel