DECOUPAGE PAPER NAPKINS CRAFT


Oleh : Kak Yeni

Sebagai ibu rumahtangga, jika tugas-tugas rutinitas keluarga telah selesai, kita bisa memanfaatkan waktu luang dengan aneka aktivitas. Tentu saja aktivitas tersebut sesuai dengan minat kita, serta alangkah senangnya jika sekaligus kita bisa mendapatkan penghasilan tambahan.

Bermula dari kesukaan berkreasi terhadap barang-barang bekas sebagai media pembelajaran untuk mengajar, suatu hari seorang teman memperkenalkan kepada saya keterampilan decoupage.

Menurut saya cara mengerjakannya tidak begitu rumit, namun dibutuhkan ketelatenan serta kreativitas. Melihat berbagai hasil karya teman saya tersebut, saya menjadi tertarik membuat sendiri di rumah.

Sebelumnya, mari kita mengenal terlebih dahulu tentang decoupage. Istilah decoupage berasal dari bahasa Prancis découper.
Mempunyai arti memotong, atau bisa dimaknai sebagai karya seni yang memerlukan potongan-potongan bahan (biasanya kertas atau tissue) yang ditempel dengan lem pada objek, lalu dilapisi dengan pernis atau pelitur.

Hasilnya mengagumkan, karena tampilan potongan kertas atau tissue yang kita tempelkan dengan rata, terlihat dalam. Begitu juga pola serta gambar nampak seolah-olah adalah hasil lukisan.
Sedangkan media atau benda yang bisa dihias dengan teknik decoupage pun sangat beragam, tergantung selera kita.



Berbekal informasi serta latihan singkat satu jam bersama teman saya tersebut, mulailah saya mencoba membuat prakarya decoupage.

Langkah pertama  adalah menyiapkan materi. Beberapa lembar tissue dari teman saya menjadi modal awal. Kemudian saya memesan beberapa model tas serta dompet anyaman dari pengrajin. Suami saya membantu membelikan lem, pelitur dan kuas yang tepat.

Langkah berikutnya mulai mengerjakan dengan hati-hati. Dimulai dari membuat pola, mengukur patron, menggunting, merekatkan tissue pada obyek lalu mengaplikasikan pelitur beberapa kali. Terik matahari sangat membantu proses pembuatan karena mempercepat pengeringan.



Jujur saja semula saya hanya iseng karena hobi membuat prakarya. Beberapa hasil decoupage yang telah jadi kemudian saya upload di media sosial. Eh... tidak menyangka banyak teman yang tertarik lalu memesan. Bahkan pernah juga menerima pesanan sebagai souvenir pernikahan. Selain ada kepuasan batin, kocek kantong kita juga bertambah. Asyikkkk bukan.



Nah mari mengisi waktu luang sebagai ibu rumahtangga secara bijak. Mencari kegiatan yang sesuai dengan minat kita selain menghibur, juga menunjang salah satu program pemerintah yakni menghidupkan ekonomi kreatif warga.

Tentunya,y paling disukai ibu-ibu adalah tambahan uang belanjanya itu lho. Mari berkreasi sembari rekreasi sekaligus berbisnis, hehe.

Dan inilah beberapa karya saya yang lainnya...

 









1 Komentar untuk "DECOUPAGE PAPER NAPKINS CRAFT"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel