Boboko Logor : Bakul Nasi Yang Sudah Memenangkan Beberapa Festival

Boboko Logor : Bakul Nasi Yang Sudah Memenangkan Beberapa Festival

Jika Anda sering hadir di acara Cao Go Meh Bogor atau nama kerennya CGM Bogor Street Festival, tentunya tidak asing lagi melihat parade "boboko" (bakul nasi yang terbuat dari bambu)  raksasa dalam kondisi terbalik. Setiap tahun penampakannya akan ditemukan dalam acara ini.

Tentunya, tidak jalan sendiri. Boboko ini "berisi" para wanita dengan topi yang juga terbuat dari anyaman bambu dan berbaju warna-warni.

Jenis kesenian baru ini disebut dengan Boboko Logor alias bakul nasi yang longgar/kebesaran. Salah satu bentuk kesenian baru (tetapi tradisional karena memakai perlengkapan masak tempo dulu) yang diciptakan Sanggar Edas, Ethika Saya Sora. Sudah beberapa kali penampilannya memenangkan berbagai festival atau acara kesenian di kawasan Jawa Barat.

Boboko Logor sendiri bukan sekedar kostum dan kesenian saja. Ada makna di balik bentuk bakul nasi terbalik ini, yaitu bahwa orang yang "mampu" harus mau berbagi pada mereka yang "kekurangan" agar boboko/bakul nasi mereka tidak terus berada dalam kondisi terbalik.

Nah, itulah salah satu bentuk kesenian baru yang lahir di Bogor. Pencetusnya adalah Ade Suarsa, pendiri sanggar Edas.

Belum ada Komentar untuk "Boboko Logor : Bakul Nasi Yang Sudah Memenangkan Beberapa Festival"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel